Kerajinan Eceng Gondok


Pekalongan – Bagi sebagian besar orang eceng gondok dianggap sebagai tanaman tak berguna dan hanya menjadi biang terjadinya banjir karena selalu mengotori sungai. Namun bagi orang yang kreatif, eceng gondok dapat diolah menjadi berbagai barang kerajinan bernilai ekonomi tinggi. Kerajinan eceng gondok ini bahkan telah menembus pasar ekspor.
Eceng gondok selama ini hanya dianggap sebagai tanaman sampah yang mengotori sungai. Namun ditangan Abdul Jalal, warga Kelurahan Klego, Pekalongan, Jawa Tengah, tanaman eceng gondok dapat menjadi kerajinan bernilai ekonomi tinggi.
Kerajinan dari bahan dasar eceng gondok buatan Abdul Jalal antara lain berupa hiasan dinding, sandal, taplak meja, batal kursi dan dompet. Jika sudah berbentuk barang kerajinan ini, kesan eceng gondok sebagai tanaman tak bernilai pun sirna.
Harga barang kerajinan eceng gondok berkisar antara 20 ribu hingga 200 ribu rupiah, tergantung modelnya. Jalal mulai menekuni kerajinan eceng gondok ini sekitar 5 tahun silam.
Kreatifitasnya muncul berawal saat dirinya melihat hamparan tanaman eceng gondok disebuah sungai di Pekalongan. Lalu timbul keinginannya untuk mencoba membuat kerajinan dari bebeberapa tanaman eceng gondok yang dipungut dari sungai. Tak disangka, kerajinan eceng gondoknya diminati orang.
Kini usahanya terus berkembang dan kerajinan eceng gondok buatannya tidak hanya dipasarkan didalam negeri, namun telah merambah ke pasar ekspor di Eropa dan Timur Tengah seperti Belgia dan Arab Saudi.
Untuk mendapatkan bahan eceng gondok, Abdul Jalal kini mengaku tak kesulitan. Pasalnya, dirinya banyak menerima pasokan dari para pencari eceng gondok dari Pekalongan dan sekitarnya.
“Awalnya saya bisa membuat kerajinan dari eceng gondok itu belajar orang, setelah itu saya belajar dan mencoba mandiri, sementara produknya sendiri saya ekspor ke luar negeri antara lain Amerika, Australia, Inggris dan terakhir Arab Saudi” tutur Abdul Jalal.
Pembuatan kerajinan eceng gondok melalui beberapa proses sederhana. Pertama, eceng gondok yang baru diambil dari sungai di jemur hingga kering. Kemudian batang eceng gondok yang telah kering dibentuk lembaran-lembaran kecil. Lembaran batang eceng gondok yang telah mengering inilah yang nantinya dianyam dan dibentuk menjadi kerajinan sesuai yang dikehendaki. (Kuncoro Wijayanto/Sup)

sumber : indosiar

9 Komentar (+add yours?)

  1. eva yuliana
    Jan 29, 2011 @ 15:22:42

    saya ingin sekali belajar,dmana yea tempat kursus kerajinan eceng gondok

    Balas

  2. iean
    Mei 18, 2011 @ 22:28:18

    untuk daerah jawa barat dimana ya tempat berlatih kerajinan eceng gondok..?? mohon infonya terima kasih

    Balas

  3. alloris
    Sep 07, 2011 @ 22:02:24

    minta alamat dan no telepon bapak abdul jalal kalau boleh.trims

    Balas

  4. alloris
    Sep 07, 2011 @ 22:03:36

    minta alamat lengkap dan no telepon bapak abdul jalal kalau boleh.trims

    Balas

  5. yudhi
    Des 09, 2011 @ 15:31:47

    ditempat sy banyak eceng gondok .kalau mau menjual sya menghubungi siapa.trimakasih

    Balas

  6. muhammad yusuf yasin
    Jan 06, 2012 @ 22:35:19

    Bagaimana caranya menghubungi bapak Abdul Jalal yang kreatif itu?? Mohon infonya

    Balas

  7. trisayoga
    Feb 10, 2012 @ 21:49:04

    maaf sebelumnya pak,,
    boleh ngk saya minta vidio pembuatan krajinan eceng gondoknya..
    sebab dtempat saya banyak banget eceng gondok ddan belum ada yang memanfaatkannya.
    tolong ya pak,,
    jika bapak tidak keberatan, kirimkan saja di email saya “trisayoga@ymail.com”
    terima kasih.

    Balas

  8. hilmi
    Okt 18, 2012 @ 19:29:35

    tx bwt infox….

    Balas

  9. netty
    Mei 11, 2014 @ 15:12:45

    Selamat hari Minggu Bapak,saya sangat terkesan dgn Hoby kita dengan bahan eceng gondok,boleh saya minta no tlp bapak.tks

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Top Rated

%d blogger menyukai ini: